KUPANG – Aula Komodo Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT menjadi saksi bisu sebuah momentum krusial bagi masa depan wajah pendidikan di bumi Flobamora. Pada Kamis (26/03/2026), telah dilaksanakan seremoni resmi pembacaan Pakta Integritas dan penandatanganan Perjanjian Kinerja oleh perwakilan Kepala Sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Acara yang khidmat ini dimulai tepat pukul 15.00 WITA dan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Bapak Ambrosius Kodo, S.Sos., MM., didampingi oleh Sekretaris Dinas, Bapak Hilarius Da Silva, SE., M.Sc.Dev. Kehadiran para pimpinan puncak ini menegaskan betapa strategisnya peran kepala sekolah sebagai lokomotif perubahan di satuan pendidikan masing-masing.
Sinergi dan Komitmen Kepemimpinan
Dalam prosesi tersebut, perwakilan kepala sekolah secara lantang membacakan butir-butir Pakta Integritas yang ditujukan langsung kepada Gubernur NTT. Dokumen ini bukan sekadar lembaran kertas, melainkan janji moral untuk menjunjung tinggi profesionalisme dan menjauhi praktik KKN.
Selain itu, penandatanganan Perjanjian Kinerja dengan Kepala Dinas PK NTT menjadi instrumen evaluasi yang konkret. Hal ini mencakup target pencapaian standar pendidikan, pengelolaan dana sekolah yang transparan, hingga inovasi pembelajaran di era digital.
Turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini antara lain:
- Kepala UPTD Taman Budaya
- Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan
- Koordinator Pengawas Pendidikan


Mempertegas Standar Birokrasi
Langkah ini merupakan manifestasi nyata dari transformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT. Tujuannya sangat jelas: memastikan setiap pemimpin satuan pendidikan bekerja dengan standar integritas yang tak tergoyahkan serta memiliki target kinerja yang terukur secara periodik.
“Integritas adalah fondasi, dan kinerja adalah bukti. Melalui komitmen ini, kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan di sekolah bermuara pada satu tujuan mulia, yaitu mencerdaskan kehidupan generasi muda NTT agar mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.”
Dengan adanya penguatan tata kelola ini, diharapkan ekosistem pendidikan di NTT semakin sehat, akuntabel, dan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh.
#ayobangunNTT#nttmembaca#nttmenulis#literasintt#sekolahberkualitas
