Perkuat Ekosistem Ekonomi Lokal, Melki-Johni Resmikan Dapur Flobamorata dan NTT Mart di SMKN 2 & SMKN 3 Kupang

NTT Mart menjadi salah satu wujud nyata dalam mewujudkan visi “NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan”, terutama dalam mengembangkan ekonomi daerah berbasis potensi dan kearifan lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peluang usaha baru, serta memperkuat rantai pasok produk lokal dari desa menuju pasar modern.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, pada saat peluncuran NTT Mart dan Dapur Flobamorata yang digelar di Kota Kupang pada Selasa, (12/8/2025) siang hari.

Turut hadir memberikan dukungan dalam acara ini yaitu:

  • Komisi V DPRD Provinsi NTT
  • Kepala SPPG Provinsi NTT
  • KADIN Provinsi NTT
  • Direktur Utama Bank NTT & Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT
  • Serta 39 Kepala Dinas OPD lingkup Pemprov NTT.
  • MKKS SMA/SMK Kota Kupang

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan bahwa gagasan pendirian NTT Mart muncul dari diskusi bersama dengan tujuan memberikan ruang khusus bagi produk-produk lokal NTT agar dapat dikenal dan dipasarkan secara luas. Menurutnya, NTT Mart bukan hanya sebagai pusat perbelanjaan, melainkan sebuah platform pemasaran yang menghubungkan produsen, UMKM, petani, nelayan, pengrajin, dan pelaku usaha di NTT dengan konsumen baik di dalam negeri maupun mancanegara.

Melalui NTT Mart, Gubernur Melki ingin memastikan produk unggulan NTT seperti kopi, tenun ikat, garam, hasil perikanan, madu, dan komoditas lainnya tidak hanya dikenal di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Saya pastikan pintu NTT Mart terbuka lebar bagi semua pihak, baik pengusaha swasta, pelaku UMKM, koperasi, komunitas, maupun institusi pendidikan yang ingin berpartisipasi dan berkontribusi dalam pengembangan NTT Mart,” ujarnya.

Untuk mendukung pemasaran produk lokal tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa setiap kabupaten/kota di NTT akan memiliki gerai NTT Mart. Rencana pembangunan gerai terbesar akan dilakukan di Labuan Bajo.

Sementara itu, Dapur Flobamorata diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM, khususnya ibu rumah tangga, kelompok tani, dan komunitas lokal, demikian menurut mantan anggota DPR RI tersebut.

Lebih jauh, Dapur Flobamorata berperan sebagai laboratorium inovasi pangan daerah yang menggabungkan teknologi sederhana dengan kearifan lokal untuk menghasilkan produk berkualitas dan siap bersaing di pasar modern. Sinergi antara Dapur Flobamorata dan NTT Mart bertujuan membangun ekosistem ekonomi kreatif yang terpadu, berkelanjutan, dan inklusif.

“Orang Makassar punya restoran khas, begitu juga orang Bali, Batak, dan Padang. Namun, kita dari NTT belum memiliki itu. Maka dari itu, kami hadirkan Dapur Flobamorata. Ini adalah langkah awal yang akan memberikan dampak positif bagi masyarakat NTT,” jelas Melki.

Untuk menjamin keberlanjutan NTT Mart dan Dapur Flobamorata, Melki Laka Lena mengingatkan pentingnya pengelolaan dengan sistem manajemen modern dan transparan agar setiap transaksi dapat dipantau secara baik.

Bagi Gubernur Melki, NTT Mart dan Dapur Flobamorata merupakan simbol kedaulatan ekonomi daerah, pusat interaksi budaya, serta jembatan penghubung tradisi dan inovasi. Kehadiran fasilitas ini juga membuka ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dan berwirausaha.

Melki Laka Lena mengajak seluruh warga NTT untuk menjadikan NTT Mart dan Dapur Flobamorata sebagai rumah bersama bagi perekonomian daerah. Belanja di NTT Mart dan Dapur Flobamorata berarti turut menumbuhkan ekonomi desa, mengurangi angka kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat rasa kebanggaan sebagai masyarakat NTT.

ayobangunNTT#nttmembaca#nttmenulis#Literasintt#Sekolahberkualitas

Sumber: biroadmin.nttprov.go.id

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Jl. Jend. Soeharto No.57, Naikoten I, Kec. Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Tim. 85142

© Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT 2025
Scroll to Top